IRGSC Research  Paper
Working Paper 17
ISSN 2339-0638
WP No: Working Paper No. 17

Title:
 Kembalinya Wabah Belalang di Sumba, Indonesia: Sebuah Analisis Situasi Cepat

Author(s): Jonatan A. Lassa

Corresponding email:  jonatan.lassa at cdu.edu.au

Date: June 2017

Link:    
http://irgsc.org/pubs/wp/IRGSCWP17-locust-outbreak-sumba-indonesia-bahasa.pdf


Abstract
Wabah hama belalang dahsyat yang menyerang Pulau Sumba, Indonesia pada tahun 1997-2003 kembali terjadi. Pada
tanggal 10 Juni 2017, berbagai media berita lokal, nasional serta media sosial menyorot serangan hama belalang pada
sebuah bandara setempat di mana jutaan belalang mengganggu penerbangan akibat rendahnya jarak pandangan di dan
sekitar bandara tersebut. Tulisan ini memberikan penjelasan cepat tentang apa yang terjadi, besaran skala kejadian, titik
masalah serta tindakan kedaruratan yang telah diambil pemerintah serta apa yang perlu dilakukan dalam jangka pendek
dan jangka yang lebih panjang. Secara ringkas penulis menyoroti lima puluh tahun sejarah wabah hama di Pulau Sumba
Sumba. Lebih lanjut tulisan ini menyoroti pembelajaran dari kejadian-kejadian tersebut serta menyajikan hikmah tentang hal
yang dapat dilakukan untuk mengurangi intensitas wabah tersebut saat ini dan di masa depan. Penulis mengusulkan
penggunaan teknologi yang relatif murah seperti sistem pemantauan udara tanpa awak untuk memantau hama sehingga
dapat memantau dan mengendalikan wabah. Tantangan yang dihadapi adalah bagaimana melakukan transformasi
terhadap sistem tata kelola agar lebih adaptif dan responsif, tidak hanya menghadapi perubahan dinamis keadaan
lingkungan termasuk iklim, tetapi juga dalam hal pemanfaatan teknologi baru untuk pemantauan yang efisien dan intervensi
yang efektif.

Keywords        Locust outbreak, climatic shocks, El-Nino, disaster risk, risk management, outbreak prevention
[Wabah
belalang, guncangan iklim, El-Nino, risiko bencana, pengelolaan risiko, pencegahan wabah]
Photo Credit: MaxFM Waingapu, Sumba Timur, Indonesia