Peluncuran Bilik Steril Masker N-95 produksi Forum Academia NTT

Kupang, Forum Academia NTT: Berbekal keprihatinan bahwa dalam era pandemi seorang peneliti harus berkontribusi untuk masyarakat para peneliti dari Forum Academia NTT melahirkan Bilik Steril N-95. Terobosan dilakukan untuk memenuhi keluhan para direktur rumah sakit yang kesulitan mengadakan masker N-95 yang amat dibutuhkan. Dengan adanya bilik ini, setiap 30 menit sebanyak 50 masker N-95 dapat disterilkan dalam suhu 70-75 derajat celcius dengan menggunakan udara panas.

Terobosan ini dilakukan oleh Ben Tarigan, yang prihatin dengan keluhan para direktur rumah sakit di Forum Academia NTT (FAN), maupun dalam diskusi pribadi dengan para anggota FAN. Dalam kerja ini Ben Tarigan bekerjasama dengan Novra Hendra Manafe , dan William Benjamin Okto Siagian.

Bapak Ben Tarigan, Novra Hendra Manafe, dan William Benjamin Okto Siagian dengan bilik steril N-95 produksi mereka.

Kelangkaan APD (Alat Pelindung Diri), khususnya masker N-95 merupakan salah satu persoalan utama yang dihadapi para direktur rumah sakit. Karena langka masker N-95 di Kupang NTT, sering dipakai ulang hanya dengan menjemur di bawah sinar matahari.

Dengan alat Bilik Steril Masker N-95 yang ada kualitas masker terjaga, dan dalam perhitungan yang mengikuti riset yang dibuat para peneliti di Stanford University, masker N-95 masih bisa dipakai sebanyak 15 kali siklus pengeringan.

“Udara panas kita pilih karena ini yang paling menawarkan siklus pemakaian terbanyak, jika dibandingkan dengan penggunaan sinar ultra violet maupun hydrogen peroxide,” ujar Ben Tarigan. Sehari-harinya Ben Tarigan adalah dosen di Program Studi Teknik Mesin Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, NTT. Dalam penelitian, dua peneliti lain, Novra dan William masih berstatus mahasiswa di Fakultas Tehnik Mesin Undana.

“Saya berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat mau mengadakan alat sederhana ini, dan bisa dipakai untuk mengatasi kelangkaan masker, untuk itu kami tidak akan mematenkan karya ini, sebab ini kontribusi kami di era pandemi,” kata Ben Tarigan ketika mendemonstrasikan karya terbaru ini di kantor IRGSC (Institute of Resource Governance and Social Change). (fan)

No Kontak Ben Tarigan (HP/WA): 081353723700

Share This Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *